Otot Terasa Tegang Karena Stres? Ini Penjelasannya!

Apakah Anda pernah merasakan otot yang tegang tapi bukan karena aktivitas fisik? Otot yang terasa tegang adalah salah satu reaksi fisik paling umum ketika seseorang mengalami stres.
Seperti yang kita ketahui dalam kehidupan modern sekarang ini, tekanan pekerjaan hingga masalah pribadi sering kali membuat stres. Lalu, tanpa disadari, stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu ketegangan otot yang akhirnya mempengaruhi pada kualitas hidup seseorang.
Di bawah ini, Caring Nature mencoba menjelaskan lebih lanjut hubungan antara stres dan ketegangan otot, tubuh mana saja yang sering terdampak, hingga langkah penting untuk mengurangi ketegangan otot karena stres.
Baca juga: Cara Mudah Mengendalikan Emosi
Apakah Otot Bisa Tegang Karena Stres?
Otot bisa menjadi tegang saat kita mengalami stres. Hal ini terjadi karena tubuh otomatis masuk ke mode “siaga” untuk menghadapi tekanan atau ancaman.
Pada saat itu, hormon seperti adrenalin dan kortisol meningkat, membuat otot menegang sebagai bentuk persiapan agar kita bisa bereaksi dengan cepat.
Jika stres berlangsung terus-menerus, ketegangan otot bisa bertahan lebih lama dan akhirnya menimbulkan rasa kaku, pegal, atau nyeri, terutama di area leher, bahu, dan punggung.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh American Psychological Association (APA) yang menjelaskan bahwa stres berdampak pada hampir keseluruhan sistem dalam tubuh termasuk otot. Jika dibiarkan saja, bisa menyebabkan postur tubuh yang buruk dan nyeri kronis.
Bagian Tubuh yang Sering Tegang
Berikut adalah daftar tubuh yang sering tegang karena stres seperti yang dijelaskan oleh APA:
1. Leher dan Bahu
Leher dan bahu merupakan area pertama yang merespons saat tubuh menghadapi stres. Ketika stres muncul, tubuh masuk ke mode “fight-or-flight” dan otot di sekitar leher serta bahu secara otomatis mengencang untuk memberi perlindungan pada kepala dan tulang belakang bagian atas.
Ketegangan ini dapat menimbulkan rasa kaku, pegal, atau nyeri yang menjalar ke lengan. Jika stres berlangsung lama, postur tubuh seperti membungkuk atau bahu terangkat semakin memperburuk kondisi, menyebabkan kekakuan kronis di area ini.
2. Punggung
Punggung sangat mudah mengalami ketegangan ketika seseorang sedang stres. Otot punggung berperan mempertahankan postur dan menahan beban tubuh, sehingga saat stres muncul, otot-otot di area ini menegang untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh.
Ketegangan yang terjadi berulang dapat memicu rasa nyeri, kaku, atau sensasi tertarik. Pada stres kronis, ketegangan ini dapat mengganggu fleksibilitas otot punggung, meningkatkan risiko nyeri punggung bawah, bahkan memperburuk kondisi seperti saraf terjepit atau postur tubuh yang kurang ideal.
3. Tahang atau Otot Sekitar Kepala
Area rahang dan otot sekitar kepala juga sangat sensitif terhadap stres emosional. Banyak orang tanpa sadar mengencangkan rahang atau mengertakkan gigi (bruxism) ketika merasa cemas atau tegang.
Ketegangan tersebut dapat menjalar ke otot wajah, pelipis, hingga bagian atas kepala. Akibatnya, muncul sakit kepala tipe tegang (tension headache), yang ditandai rasa tertekan atau diikat kuat di sekitar dahi dan pelipis.
Lepas dari Kafein untuk Tidur yang Berkualitas
Cara Meredakan Ketegangan Otot Karena Stres
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Norelli dan kawan-kawan (2023), teknik relaksasi setiap orang akan berbeda tergantung kebutuhan mereka. Tetapi, ada sejumlah cara relaksasi yang bisa mengurangi stres dan otot yang tegang, seperti:
1. Teknik Relaksasi Otot
Relaksasi otot seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR) bisa membantu menurunkan aktivitas sistem saraf yang stres, memperlambat denyut jantung dan pernapasan, serta memberi kesempatan pada otot untuk melepaskan ketegangan.
2. Rutin Aktivitas Ringan
Menjalankan aktivitas ringan seperti peregangan, jalan santai, hingga yoga ringan menurut penelitian Alqhtani dkk. (2023) dapat mengurangi ketegangan otot dan ketidaknyamanan muskuloskeletal, tapi hal ini harus dilakukan secara rutin agar memberikan dampak efektif.
3. Lakukan Teknik Pernapasan Dalam
Teknik pernapasan dalam (deep breathing) adalah metode relaksasi sederhana namun sangat efektif untuk menenangkan sistem saraf, menurunkan respons stres, dan membantu otot kembali rileks.
Menurut Harvard Health Publishing, stres memicu aktivasi sistem saraf simpatik yang membuat otot menegang. Dengan melakukan pernapasan dalam secara perlahan dan teratur, respons stres tersebut dapat “diputus,” sehingga tubuh beralih ke kondisi lebih tenang dan otot dapat melepaskan ketegangannya.
4. Perbaikan Gaya Hidup
Perbaikan gaya hidup berperan penting dalam mengurangi ketegangan otot yang dipicu oleh stres. Kebiasaan seperti menjaga kualitas tidur, memperbaiki postur tubuh selama bekerja, serta mengatur waktu istirahat dapat membantu mencegah otot menegang secara berulang.
5. Pijat
Pijat merupakan salah satu metode efektif untuk meredakan ketegangan otot akibat stres. Tekanan lembut pada bagian tubuh yang tegang membantu melancarkan aliran darah, mengurangi kekakuan, serta memberikan rasa nyaman yang menenangkan sistem saraf.
Terapi pijat juga dapat mengurangi produksi hormon stres dan meningkatkan pelepasan hormon relaksasi, sehingga tubuh mengalami pemulihan fisik sekaligus emosional. Anda bisa mencoba untuk melakukan pijat ayurveda di Caring Nature.
6. Berendam Air Hangat
Berendam air hangat atau mandi dengan suhu hangat merupakan metode sederhana namun efektif untuk merilekskan otot yang tegang. Paparan panas membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area otot yang kaku, sehingga ketegangan berkurang secara alami.
Baca juga: Manfaat & Cara Meditasi dengan Suara
Redakan Ketegangan dan Kembalikan Kenyamanan
Sekarang, Anda mengetahui bahwa stres bisa menimbulkan otot tegang. Dengan memahami penyebab dan mengenali tanda-tandanya, Anda dapat mengambil langkah sederhana untuk membantu tubuh kembali rileks, mulai dari teknik pernapasan, aktivitas ringan, hingga perawatan diri seperti pijat atau mandi air hangat.
Caring Nature adalah wellness center yang berlokasi di Jakarta. Kami menyediakan berbagai layanan kesehatan holistik untuk mengembalikan kenyamanan tubuh Anda mulai dari: pengelolaan emosi, gaya hidup ayurveda, yoga dan mindfulness, serta berbagai teknik relaksasi lain. Pesan konsultasi dengan expert kami sekarang juga di bawah ini.