Mengenal Cakra dan Berbagai Jenisnya untuk Menjaga Keseimbangan Diri

Cakra adalah pusat energi dalam tubuh manusia yang dipercaya memengaruhi keseimbangan fisik, emosional, dan spiritual. Konsep ini berasal dari tradisi kuno India, khususnya dalam ajaran yoga dan Ayurveda.
Ketika aliran energi dalam cakra berjalan dengan baik, tubuh dan pikiran dapat bekerja secara harmonis. Sebaliknya, ketidakseimbangan atau “blokir” pada salah satu cakra dapat memengaruhi kondisi emosional dan kesehatan secara keseluruhan.
Ingin tahu lebih lanjut tentang konsep cakra? Di bawah ini, Caring Nature menjelaskan tentang konsep cakra lebih lanjut termasuk berbagai jenisnya, fungsinya, dan cara menjaga keseimbangan cakra. Yuk, simak selengkapnya!
Baca juga: Cara Mudah Mengendalikan Emosi
Apa Itu Cakra?
Cakra adalah konsep yang berasal dari tradisi spiritual Hindu dan Buddha yang berarti “roda” atau “pusaran energi”. Chakra merupakan pusat energi dalam tubuh manusia yang diyakini memengaruhi kondisi fisik, emosional, dan spiritual.
Energi chakra perlu mengalir dengan seimbang. Jika ada yang tersumbat, dipercaya dapat memengaruhi kesehatan atau suasana hati.
Menurut Schneider dan Cooper (2019), konsep chakra bermula dari tradisi Weda yang hadir ribuat tahun lalu. Tradisi ini juga yang pertama kali mengemukakan filosofi yoga.
Selain itu, sistem chakra dalam tradisi kuno digambarkan sebagai jaringan energi halus yang menghubungkan tubuh fisik dengan tubuh spiritual. Setiap chakra memiliki fungsi dan makna tersendiri, mulai dari dasar (yang berhubungan dengan stabilitas dan rasa aman) hingga mahkota (yang berkaitan dengan kesadaran tertinggi dan koneksi spiritual). Pemahaman ini kemudian berkembang dalam praktik meditasi, penyembuhan holistik, dan mindfulness modern.
Jenis-Jenis Chakra Utama
Ada 7 jenis chakra utama yaitu:
1. Chakra Dasar (Muladhara)
- Warna: Merah
- Lokasi: Dasar tulang ekor
Chakra dasar terletak di bagian paling bawah tulang ekor dan dikaitkan dengan rasa aman, kebutuhan fisik, dan stabilitas hidup. Energi chakra ini membantu seseorang merasa membumi serta kuat dalam menghadapi tantangan.
Ketika chakra dasar seimbang, seseorang cenderung lebih tenang dan percaya diri. Namun, jika tidak seimbang, muncul rasa cemas, tidak aman, atau ketakutan berlebihan terhadap masa depan.
2. Chakra Sakral (Svadhisthana)
- Warna: Oranye
- Lokasi: Area bawah perut
Chakra sakral berada di area bawah perut dan berhubungan dengan kreativitas, emosi, dan kenikmatan. Dengan energi yang sehat, seseorang menjadi lebih ekspresif, kreatif, dan mampu menjalin hubungan emosional dengan baik. Ketidakseimbangan pada chakra ini dapat memicu perubahan emosi drastis, kehilangan motivasi, atau kesulitan menikmati aktivitas sehari-hari.
3. Chakra Solar Plexus (Manipura)
- Warna: Kuning
- Lokasi: Atas perut
Berada di sekitar ulu hati, chakra solar plexus berfungsi sebagai pusat kekuatan pribadi, kepercayaan diri, dan kendali diri. Individu dengan chakra ini yang seimbang umumnya lebih berani, tegas, serta yakin pada kemampuan diri. Sebaliknya, ketidakseimbangan dapat menimbulkan rasa rendah diri, keraguan, dan kesulitan dalam mengambil keputusan.
4. Chakra Jantung (Anahata)
- Warna: Dada tengah
- Lokasi: Hijau atau merah muda
Chakra jantung terletak di tengah dada dan melambangkan cinta, empati, dan kemampuan memberi maupun menerima kasih sayang. Ketika seimbang, seseorang dapat merasakan cinta dengan tulus dan lebih mudah memahami orang lain. Namun, jika terganggu, chakra ini dapat menimbulkan rasa cemburu, sulit percaya, atau enggan membuka diri secara emosional.
5. Chakra Tenggorokan (Vishuddha)
- Warna: Biru
- Lokasi: Tenggorokan
Chakra tenggorokan berada di area leher dan terkait dengan komunikasi serta ekspresi diri. Chakra yang seimbang membantu seseorang berbicara dengan jujur, jelas, dan percaya diri. Ketidakseimbangan menyebabkan kesulitan menyampaikan pikiran, rasa takut berbicara, atau sering merasa disalahpahami oleh orang lain.
6. Chakra Mata Ketiga (Ajna)
- Warna: Indigo
- Lokasi: Dahi
Chakra mata ketiga terletak di antara kedua alis dan menjadi pusat intuisi, wawasan batin, serta kemampuan memahami sesuatu secara mendalam.
Jika chakra ini seimbang, seseorang mampu berpikir jernih, fokus, dan membuat keputusan dengan intuisi yang kuat. Ketidakseimbangan dapat memicu kebingungan, overthinking, atau kehilangan arah.
7. Chakra Mahkota (Sahasrara)
- Warna: Ungu atau putih
- Lokasi: Puncak kepala
Chakra mahkota berada di puncak kepala dan melambangkan spiritualitas serta kesadaran tertinggi. Energi chakra ini membuat seseorang merasa terhubung dengan diri sendiri dan dunia secara lebih luas.
Ketika seimbang, hadir rasa damai, kejernihan, dan pemahaman tentang tujuan hidup. Jika tidak seimbang, seseorang bisa merasa kosong, kehilangan makna, atau terputus dari sisi spiritualnya.
Baca juga: Mengenal Vedic Astrology, Ilmu Astrologi Asal India
Fungsi Cakra
Cakra berfungsi sebagai pusat energi halus dalam tubuh yang membantu mengatur keseimbangan fisik, emosional, dan spiritual seseorang. Setiap cakra mengalirkan energi ke bagian tubuh dan aspek psikologis tertentu, sehingga ketika energi ini seimbang, seseorang dapat merasa lebih sehat, stabil, dan selaras dengan dirinya sendiri.
Fungsi utama cakra adalah menjaga aliran energi tetap lancar agar tubuh dan pikiran bekerja secara optimal. Jika salah satu cakra tersumbat atau tidak seimbang, diyakini dapat memengaruhi suasana hati, pola pikir, kesehatan fisik, hingga hubungan seseorang dengan lingkungan sekitar.
Dalam praktik tradisional seperti meditasi, yoga, dan penyembuhan holistik, cakra dianggap sebagai komponen penting untuk mencapai kesejahteraan menyeluruh.
Kelas Yoga untuk Badan Lebih Seimbang dan Pikiran Lebih Tenang
Menjaga Keseimbangan Chakra
Berikut adalah cara untuk menjaga keseimbangan chakra:
1. Meditasi Terfokus
Meditasi terfokus adalah teknik meditasi di mana seseorang memusatkan perhatian pada satu objek, seperti napas, cahaya, suara, atau visualisasi. Tujuannya adalah menenangkan pikiran dan membuka aliran energi dalam tubuh.
Dalam konteks cakra, meditasi dilakukan dengan membayangkan pusat energi tertentu sambil mengarahkan napas dan niat ke area tersebut. Teknik ini membantu menstabilkan emosi, mengurangi stres, dan memperkuat kesadaran diri sehingga energi di setiap cakra dapat mengalir lebih seimbang.
2. Latihan Yoga
Latihan yoga melibatkan kombinasi gerakan tubuh (asana), pernapasan, dan kesadaran penuh. Setiap postur yoga dirancang untuk menstimulasi area tubuh tertentu, sehingga dapat membantu membuka atau menyeimbangkan cakra yang bermasalah.
Misalnya, pose berdiri membantu menguatkan cakra dasar, sedangkan pose membuka dada seperti Camel Pose mendukung keseimbangan chakra jantung. Dengan rutin berlatih yoga, tubuh menjadi lebih fleksibel, pikiran lebih tenang, dan aliran energi lebih lancar.
3. Melakukan Teknik Pernapasan
Teknik pernapasan atau pranayama adalah praktik mengatur napas untuk mendukung kesehatan fisik dan mental. Napas dianggap sebagai pembawa energi vital (prana), sehingga pranayama membantu membersihkan saluran energi dan meningkatkan keseimbangan cakra.
Teknik seperti Nadi Shodhana (pernapasan lubang hidung bergantian) membantu menenangkan sistem saraf, sedangkan Kapalabhati memberi stimulasi pada cakra solar plexus. Pernapasan yang teratur juga meningkatkan fokus dan mengurangi kecemasan.
4. Healing Inner Child
Healing inner child adalah proses mengenali, memahami, dan menyembuhkan luka emosional masa kecil. Banyak ketidakseimbangan cakra—terutama chakra sakral, solar plexus, dan jantung—berakar pada pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan.
Dengan melakukan healing inner child, seseorang belajar menerima diri, mengatasi rasa takut, dan memperbaiki pola emosi yang tidak sehat. Teknik ini mencakup refleksi diri, journaling, visualisasi, atau terapi dengan profesional.
5. Sound Healing & Mantra
Sound healing menggunakan getaran suara dari alat seperti singing bowl, gong, atau nada tertentu untuk menghasilkan resonansi yang menenangkan sistem saraf.
Dalam tradisi chakra, mantra—terutama bija mantra seperti “LAM”, “YAM”, atau “OM”—digunakan untuk menstimulasi cakra tertentu melalui frekuensi suara.
Getaran suara dipercaya membantu mengurai ketegangan, menenangkan pikiran, dan membuka blok energi. Praktik ini banyak digunakan dalam meditasi maupun sesi penyembuhan holistik.
Temukan Harmoni Batin di Caring Nature
Caring Nature adalah wellness center di Jakarta yang memiliki layanan terapi holistik untuk membantu menyeimbangkan dan mengharmoniskan cakra Anda. Melalui kombinasi meditasi terpandu, energy healing, sound therapy, dan teknik relaksasi yang terstruktur, Caring Nature membantu membuka blok energi yang mungkin menghambat kesejahteraan fisik maupun emosional.
Setiap sesi dirancang secara personal agar sesuai dengan kebutuhan Anda, sehingga aliran energi dapat kembali lancar dan Anda merasakan ketenangan, kejernihan, serta vitalitas yang lebih menyeluruh. Di tangan terapis berpengalaman, proses pemulihan ini menjadi pengalaman yang aman, lembut, dan mendalam.